Tim SAR Gabungan Masih Terus Cari Jasad Asmuda

SaungNews.co Lahat | Tim gabungan terdiri dari Basarnas, Rescue PT.Bukit Asam, BPBD Lahat, PT. Pama, serta dibantu juga dari Pihak Polisi, TNi dan Masyarakat terus menyisir sungai Lematang, untuk mencari Asmuda Kakek usia 64 tahun korban hanyut di arus deras asal desa Merapi.

Diberitakan sebelumnya bahwa korban setelah melewati jembatan gantung sekira pukul 17.30 wib, kemarin sore, saat korban dalam perjalanan pulang dari kebun namun naas pada saat pas ditengah tengah jembatan gantung datang angin kencang menerpa yang mengakibatkan jembatan berayun ayun beberapa kali,

Tak pelak korban pun sampai terangkat keatas, sehingga korban hilang kendali, hingga terjatuh ke sungai Lematang.

Pencarian pun malam itu juga dilakukan oleh tim BPBD Lahat dibantu warga desa Merapi, namun derasnya arus sungai Lematang malam itu menyebabkan pencarian dihentikan.

Menurut keterangan warga yang ikut mencari korban hingga hari ini Rabu (27/5), jasad korban masih belum juga ditemukan oleh Tim Gabungan Basarnas yang menyusuri sungai Lematang menggunakan perahu karet.

Ada empat perahu karet, yang diterjunkan, tim sar mulai menyusuri dari pangkalan batu Laluk, Desa Merapi, hingga ke Desa Prabumenang bahkan sampai ke hilir namun tetap saja belum ada tanda-tanda jasad korban mengambang di sungai.

Dan timsar gabungan terus melanjutkan hingga siang ini hingga pukul 17.00 wib.

“Pencarian dihentikan kata” Ketua Timsar gabungan dari Basarnas Alparis kepada wartawan.

“kita tetap menggunakan standar S,O,P dilarang untuk melakukan pencarian dimalam hari, ini faktor keamanan bagi Timsar apalagi arus sungai Lematang cukup deras” lanjutnya menerangkan.
Tim Reskrim Polres Lahat hari ini Rabu (27/5) terlihat, meninjau langsung tempat lokasi kejadian untuk mengambil gambar jembatan gantung, lokasi korban saat kejadian. Dan ada handuk korban masih tergantung di tengah jembatan gantung, di informasikan  korban juga membawa senapan angin yang kabarnya masih disandang dibadan korban.

“Suasana dirumah korban terlihat diselimuti duka mendalam, tampak beberapa orang berada di sana, dengan raut wajah muram sambil menunggu kabar jasad korban segera ditemukan”ungkap Bambang Md ketua IWO Lahat yang menyempatkan diri menjenguk keluarga korban dirumahnya duka. (Akril )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *