Kapolda Sumsel Perintahkan Perang Besar Melawan Narkoba, Polda Perkuat Intelijen dan Pemetaan Jaringan

Saungnews.co – Palembang | Kapolda Sumsel Irjen. Pol Sandi Nugroho S. I.K., S.H., M.Hum., menegaskan komitmen serius dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Sumatera Selatan dengan menginstruksikan penguatan strategi penindakan secara besar-besaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas Polri serta agenda nasional dalam menyelamatkan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Instruksi itu disampaikan Kapolda Sumsel saat memimpin forum Coffee Morning strategis bersama seluruh Pejabat Utama (PJU) di Ruang Transit Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Palembang, Senin (11/5/2026).

Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya penguatan tugas pokok dan fungsi Direktorat Reserse Narkoba agar lebih adaptif menghadapi jaringan narkotika lintas daerah hingga internasional.
Menurutnya, Direktorat Reserse Narkoba merupakan garda terdepan dalam menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman narkoba.

“Fungsi Direktorat Reserse Narkoba adalah garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa. Saya instruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga memperkuat intelijen dasar dan pemetaan jaringan guna memutus rantai pasokan secara permanen,” tegas Sandi Nugroho.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Reserse Narkoba Sumsel, Kombes Yulian Perdana, memaparkan hasil pemetaan jaringan peredaran narkoba serta sejumlah inovasi pencegahan yang tengah dikembangkan Polda Sumsel. Upaya tersebut diarahkan untuk mempersempit ruang gerak sindikat narkotika yang selama ini memanfaatkan jalur distribusi antarwilayah.

Sementara itu, Wakapolda Sumsel, Brigjen Rony Samtana, menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi di internal kepolisian agar penegakan hukum berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan. Menurutnya, koordinasi antar satuan menjadi kunci dalam memaksimalkan pemberantasan narkotika di Sumsel.

Strategi yang kini diterapkan Polda Sumsel tidak hanya mengedepankan langkah represif melalui penindakan hukum, tetapi juga memperkuat pendekatan preemtif dan preventif. Kepolisian turut menggandeng pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta sektor pendidikan untuk memberikan edukasi masif mengenai bahaya narkoba kepada masyarakat.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyebut penguatan internal tersebut merupakan implementasi nyata dari program Polri Presisi. Profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas personel disebut menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan.

Melalui koordinasi intensif dan strategi terpadu tersebut, Polda Sumsel memastikan pemberantasan narkoba akan dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba sekaligus menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju masa depan yang lebih unggul.(12)

Sumber: 24detik.id⁠�

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *