Saungnews.co – Ogan Ilir | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes., mengikuti rapat yang digelar Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Ogan Ilir bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pemungut pajak serta retribusi daerah, Senin (15/6/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kabupaten Ogan Ilir tersebut membahas capaian dan realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester I Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya evaluasi kinerja pendapatan daerah.
Kegiatan dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP., didampingi Wakil Ketua I Wahyudi, S.T., dan Wakil Ketua II Ahmad Syafei. Turut hadir anggota Banggar DPRD, unsur TAPD, serta para kepala perangkat daerah yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan pemungutan pajak maupun retribusi daerah.
Dalam forum tersebut, seluruh peserta rapat melakukan evaluasi terhadap perkembangan realisasi penerimaan daerah dari berbagai sektor hingga pertengahan Tahun Anggaran 2026. Pembahasan difokuskan pada tingkat pencapaian PAD dibandingkan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, drg. Suryadi Muchzal, M.Kes., hadir bersama jajaran OPD lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan daerah yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain mengevaluasi capaian yang telah diraih selama semester pertama, rapat juga membahas berbagai hambatan yang masih dihadapi perangkat daerah dalam mengoptimalkan penerimaan daerah. Sejumlah tantangan terkait efektivitas pemungutan pajak dan retribusi, pengawasan potensi pendapatan, hingga optimalisasi sumber-sumber PAD menjadi perhatian utama dalam pembahasan.
Ketua DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra, menegaskan bahwa sinergi antara legislatif dan eksekutif sangat diperlukan guna memastikan target pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal.
“Evaluasi ini penting dilakukan untuk mengetahui progres capaian pendapatan daerah sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kendala yang ada. Dengan koordinasi dan kerja sama yang baik, target PAD yang telah ditetapkan diharapkan dapat tercapai secara maksimal,” ujarnya.
Menurutnya, Pendapatan Asli Daerah memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan kemandirian fiskal Kabupaten Ogan Ilir.
Pada kesempatan tersebut, Banggar DPRD bersama TAPD juga membahas langkah-langkah strategis yang akan diterapkan pada semester kedua Tahun Anggaran 2026. Strategi tersebut meliputi peningkatan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi, penguatan sistem pengawasan terhadap sumber-sumber pendapatan, serta pemanfaatan potensi PAD yang masih dapat dikembangkan.
DPRD dan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sepakat untuk terus memperkuat koordinasi antarperangkat daerah agar pengelolaan pendapatan daerah dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Melalui evaluasi dan langkah strategis yang disusun dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir optimistis target Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai sesuai harapan. Keberhasilan pencapaian PAD diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rapat berlangsung dalam suasana tertib dan konstruktif dengan berbagai masukan dari peserta sebagai bahan penyusunan kebijakan untuk memperkuat penerimaan daerah dan mendukung keberlanjutan pembangunan Kabupaten Ogan Ilir.(12)












