Emak-Emak Prabumenang Menghadang Jalan, Bupati Cik Ujang Turun Kelokasi Menenangkan

Kesal dengan angkutan batu bara, ibu-ibu rumah tangga Desa Prabumenang blokir Jalan hingga timbulkan kemacetan

Saungnews.co Lahat | Menyikapi aksi emak-emak Desa Prabumenang yang menghadang akses jalan angkutan batu bara yang mengakibatkan terblok nya jalur lintas tersebut, Bupati Cik Ujang turun kelokasi untuk berdialog untuk mencari solusi terbaik, Sabtu malam (19/09/2020)

Pemicu tindakan emak-emak Desa tersebut adalah protes terhadap dampak yang ditimbulkan oleh lalu lalang angkutan batu bara tersebut yaitu polusi dari debu yang bertebaran menerpa kediaman bahkan hingga kedapur mereka.

Kondisi inilah yang membuat para ibu rumah tangga ini, tak tahan lagi hingga meradang serta rela melakukan aksi penghadangan.

Namun demikian pemblokiran ini juga menimbulkan masalah juga, pasalnya aksi ini menyebabkan kemacetan lalu lintas, tak ayal mandeknya armada angkutan batu bara ini mengular hingga sepanjang satu kilometer.

Suasana sedikit tegang terjadi, saat Bupati Cik Ujang coba berdialog menenangkan dan memberikan arahannya kepada emak-emak.

Emak-emak yang kadung kesal, sempat melontarkan kalimat bernada tinggi di depan sang Bupati.

“Kami sangat terpukul akibat adanya dampak debu batu-bara,  dapur dan Nasi kami juga dampak akibat debu tersebut” cetus salah seorang peserta aksi.

Apabila tidak tuntas pemasalahan ini, kami tetap memblokir jalan ucapnya” ucap seorang wanita bernama Santi.

“Permasalahan ini secepatnya di selesaikan, dan apabila tidak selasai… Nanti kita berdiri sama-sama…”Jawab Cik Ujang mayakinkan.

“Besok Senin (21/09/2020), Kades, Kadus, perwakilan emak emak 5 orang, Karang taruna, BPD, Tokoh Masyarakat dan Agama, menghadap keruang saya kita bicarakan bersama, kita selesaikan apa tuntutan permintaan dari warga Desa Prabumenang, dan pihak perusahaan akan kita undang duduk bersama satu meja agar  permasalahan ini cepat kita selesaikan” tegas Bupati Cik Ujang.

Usai menyampaikan itu Bupati meminta emak-emak membubarkan diri, agar kendaraan dapat kembali meneruskan perjalanan pada malam untuk mengurai kemacetan. (Akril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *