Saungnews.co – Ogan Ilir | Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir kembali menggelar Pengajian Bulanan ke-40 di Masjid Agung An-Nur, Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senai, Jumat (31/10/2025) bertepatan dengan 9 Jumadil Awal 1447 H. Kegiatan rutin tersebut dirangkai dengan peresmian Mart-Booth Kopi Kaf Tujuh, yang menambah semarak suasana religius dan kebersamaan di lingkungan masjid.
Pengajian dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, S.H., M.H., didampingi Ketua Masjid Agung An-Nur Pemkab Ogan Ilir, Syeh Ahmad Jamil, M.Pd. Turut hadir sejumlah pejabat dan tamu undangan, antara lain Staf Ahli Bupati, Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, serta Pimpinan Bank Sumsel Babel Syariah Palembang Arie Yudha Yuslianto dan Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya, Wendy Dwi Ayu Surianty.
Acara diawali dengan tausiyah inspiratif oleh Ustadz H. Abdi Pemi Karyanto, Lc., yang mengajak umat untuk memperkuat ukhuwah, memperbanyak rasa syukur, dan menumbuhkan semangat ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Ribuan jamaah majelis taklim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir turut hadir dan memenuhi halaman masjid, menciptakan suasana khusyuk, hangat, dan penuh kekompakan.
sambutannya, Wakil Bupati Ardani menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang terus menjaga semangat kebersamaan melalui kegiatan pengajian.
“Mari bersama-sama kita dengarkan tausiyah dari penceramah. Semoga menambah wawasan dan memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT,” ujar Wabup Ardani.
Selain pengajian, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dengan diresmikannya Mart-Booth Kopi Kaf Tujuh yang berada di lingkungan Masjid Agung An-Nur. Wabup Ardani berharap fasilitas tersebut dapat menjadi wadah produktif bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
“Semoga Mart-Booth Kopi Kaf Tujuh ini membawa manfaat, membuka peluang usaha, dan mempererat silaturahmi antarjamaah,” tambahnya.
Kegiatan pengajian bulanan ini tidak hanya menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai pusat aktivitas sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat Ogan Ilir.(12)












