Ketua RT Dua Kecamatan di OKU Tuntut Naik Gajih

Saungnews.co Baturaja | Belum dibayarnya rencana Kenaikan gaji Insentip selama tiga bulan yaitu Januari, Pebuari, Maret 2023 Ketua RT di Kecamatan Baturaja Timur dan Baturaja Barat puluhan RT didua Kecamatan tersebut mengadakan rapat sekaligus melaksanakan berbuka bersama di Rumah Makan Dapur kasina Minggu (02/04/2023)

Dalam rapat tersebut koordinator Nursalim Ketua Rt 14 Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur menjelaskan dihadapan para Ketua Rt di dua Kecamatan tersebut hasil dari pertenuan hari Kamis 30 /03/2023 perwakilan Rt dengan pj Bupati OKU H. Teddy Meilwanyah di Rumah Dinas Bupati OKU bahwasanya penkab OKU depisit anggaran sebesar 100 Milyard kepihak ketiga, “Jadi untuk Kenaikan insentip Ketua Rt ditunda dulu sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan, ” ujar Nursalim

Menyikapi permasalahan tersebut puluhan RT Kecamatan Baturaja Barat dan Kecamatan Baturaja Tinur akan menyerahkan permasalahan in kembali ke DPRD OKU untuk mendapatkan solusi terbaik agar kenaikan insentip Ketua rt segara direalisasikan dikarenakan sudah disetujui dan dianggarkan baik dari anggota DPRD OKU maupun dari Penkab OKU .

Nusnir Gunwan Salah satu Ketua Rt 16 Rw 04 kelurahan Saungnaga Kecamatan Baturaja Barat sangat menyayangkan pernyataan Pj Bupati Teddy Meilwanyah mengatakan bahwasanya Pemkab OKU tidak mampu membayar Kenaikan insentip Ketua Rt didua Kecamatan tersebut

“Kam seluruh Ketua Rt di Kecamatan Baturaja Barat dan Kecamatan Baturaja Timur pernah mengusulkan Permohonan Kenaikan insentip sebesar 1,5 jt perbulan dan itupun sudah diketuk palu dan disepakati oleh DPRD OKU dan Pemkab OKU, Kok hasil pertenuan perwakilan Rt dihadapan pj Bupati, pak Teddy mengatakan Pemkab OKU tidak ada anggaran untuk membayar Kenaikan insenstip kami.malahan insentip kami akan dibayar dengan isentip lama yaitu Rp 750.000 “di kali selama tiga bulan keluh Nusmir dengan nada kesal

Hal senada disampaikan Romli Ketua Rt 16 Rw 01 Kelurahan Talangj awa Kecamatan Baturaja Barat menyikapi permasalahan belum dibayarnya kenaikan insentip Rt sebesar Rp 750.000 menjadi Rp 1,500.000 dirinya sangatlah kecewa baik ke DPRD OKU maupun ke Penkab OKU

“Kalau memang pemkab OKU tidak punya anggaran untuk menaikan insentip kani kenapa dari awal tidak diberitaukan kepada kami, biar kani memaklumi kondisi keuangan Pemkab OKU. Ini kan sudah melalui rapat dari pihak DPRD OKU dan Penkab OKU, ” Pungkas Romli. (Tam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *