Dinkes Ogan Ilir Gelar Pendampingan Tim Ahli di Puskesmas Pemulutan, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Saungnews.co – Ogan Ilir | Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA), Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir melalui Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) menggelar kegiatan Pendampingan Tim Ahli (Sp.A dan Sp.OG) ke Puskesmas Pemulutan dalam Pelayanan KIA, Kegawatdaruratan, Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal Tahun 2026.Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Puskesmas Pemulutan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Pendampingan dilakukan secara langsung oleh tim ahli yang terdiri dari dokter spesialis anak (Sp.A) dan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG).

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir, Hj. Yanti, SKM, M.Kes, M.Si., menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, serta penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal sesuai standar pelayanan.

“Melalui pendampingan ini diharapkan seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal, cepat, tepat, dan sesuai prosedur sehingga mampu menekan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir,” ujarnya.

Selain memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi dan evaluasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, mulai dari proses pelayanan, sistem rujukan, hingga penanganan kasus berisiko tinggi. Dengan demikian, solusi yang diberikan dapat langsung diterapkan sesuai kondisi di Puskesmas.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari TP PKK Kabupaten Ogan Ilir Bidang IV Kesehatan Keluarga dan Lingkungan yang diketuai oleh Ibu Deasy Cattarina Suryadi, SE. Dukungan TP PKK dinilai penting dalam mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan, persalinan yang aman, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemenuhan gizi keluarga.

Sinergi antara Dinas Kesehatan, tenaga medis, TP PKK, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Ogan Ilir. Dengan pelayanan yang semakin berkualitas, diharapkan masyarakat memperoleh akses kesehatan yang lebih baik, sehingga mampu mewujudkan generasi Ogan Ilir yang sehat, kuat, dan berkualitas.(12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *