Saungnews.co Prabumulih | Wali Kota Prabumulih H. Arlan yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Prabumulih, Franky Nasril, S.Kom., M.M., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah, Pembinaan, dan Penguatan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Prabumulih Tahun 2025 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai I Pemerintah Kota Prabumulih, Selasa (09/09/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Prabumulih dengan dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Bappeda dan Bagian Hukum Setda Kota Prabumulih.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih Djoko Listyano, SKM. M. Si. dalam laporannya menyampaikan bahwa saat ini Prabumulih menjadi salah satu daerah yang diusulkan sebagai kota percontohan penerapan Kawasan Tanpa Rokok di tingkat nasional.
Hal ini erat kaitannya dengan program Kota Sehat yang tengah digencarkan pemerintah pusat.“Prabumulih memiliki peluang besar untuk menjadi contoh penerapan Kawasan Tanpa Rokok secara nasional. Namun, hal ini tidak bisa berjalan sendiri.
Diperlukan sinergi dari OPD, kecamatan, kelurahan, hingga lintas sektoral agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujarnya. Ia juga menegaskan beberapa poin penting penerapan KTR di Prabumulih, antara lain: Tidak menyediakan asbak di perkantoran maupun rumah tangga, sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan ruang bebas rokok, Larangan iklan dan penjualan rokok di sekitar sekolah dengan radius minimal 500 meter.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., menyampaikan rasa bangganya atas pencanangan Prabumulih sebagai salah satu kota penerapan Kawasan Tanpa Rokok.“Kami bangga Prabumulih ditetapkan sebagai kota penerapan KTR. Pemerintah Kota tentu sangat mendukung langkah ini. Harapan kami, di fasilitas umum maupun perkantoran, harus ada area khusus agar masyarakat bisa lebih sadar akan pentingnya kawasan bebas rokok,” tegasnya. Franky juga menekankan pentingnya peran Dinas Pendidikan serta pihak sekolah dalam memberikan edukasi dan tindakan tegas bagi pelajar yang kedapatan merokok.
Pemerintah berharap penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Kota Prabumulih benar-benar berjalan efektif.












