Mahasiswa Gizi Poltekkes Palembang Turun ke Tanjung Raja, Awali Praktik Lapangan Susun Program Gizi Berbasis Data

Saungnews.co – Ogan Ilir | Kegiatan Perencanaan Program Gizi (PPG) atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Program Studi Gizi Diploma III (D3) Poltekkes Kemenkes Palembang resmi dibuka di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Rabu (06/05/2026).

Kegiatan ini menjadi tahap awal penting bagi mahasiswa semester IV dalam mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di masyarakat.

Pembukaan kegiatan berlangsung di Kantor Camat Tanjung Raja dan dibuka langsung oleh Camat Tanjung Raja, Dian Septa, S.Sos. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hj. Yanti, SKM, M.Kes, M.Si, para dosen dan dosen pembimbing dari Poltekkes Kemenkes Palembang, unsur TNI-Polri, Kepala Puskesmas Tanjung Raja, tenaga kesehatan, lurah, serta Kepala Desa se- Kecamatan Tanjung Raja.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yanti SKM, M.Kes, M.Si, hadir mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir sekaligus menyampaikan sambutan resmi. Ia menegaskan bahwa kegiatan PPG merupakan bagian strategis dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam bidang gizi.

“Perencanaan program gizi yang baik harus diawali dengan data dan analisis yang tepat. Kami berharap mahasiswa mampu mengidentifikasi permasalahan gizi di lapangan dan menyusun intervensi yang efektif serta berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah sangat penting dalam menciptakan inovasi serta solusi konkret terhadap persoalan gizi masyarakat, termasuk stunting dan masalah gizi lainnya yang masih menjadi perhatian.

Sementara itu, Camat Tanjung Raja, Dian Septa, S.Sos dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam setiap program yang akan dilaksanakan. Menurutnya, keberhasilan sebuah program sangat ditentukan oleh ketepatan dalam membaca kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya membawa teori, tetapi juga semangat pengabdian. Kehadiran mereka harus mampu memberikan edukasi dan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang,” ungkapnya.

Kegiatan PPG ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan menyusun perencanaan program gizi masyarakat secara komprehensif. Mulai dari analisis situasi, identifikasi masalah, penentuan prioritas, hingga penyusunan rencana intervensi di tingkat puskesmas maupun komunitas.

Para dosen pembimbing dari Poltekkes Kemenkes Palembang dalam sambutannya juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan, yang dirancang untuk membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan problem solving di lapangan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan teori manajemen program gizi dalam kondisi nyata, sekaligus berkontribusi dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir.(12)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *