SaungNews.co Ogan Ilir |Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir menargetkan pendapatan dari lelang asset bergerak dan tidak bergerak di tahun 2022 ini sebesar Rp 1,2 milyar.
Hal itu dikatakan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar usai penandatanganan MOU dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Palembang Rabu (2/3/2022) di Ruang Rapat Bupati Perkantoran Tanjung Senai.
Target Rp 1,2 milyar tersebut, sambung Panca, dengan catatan jika semua asset yang didominasi kendaraan roda empat laku semua.
“Ya tahun 2022 ini kita targetkan mendapat dana 1,2 miliar rupiah, itu dengan catatan semua asset yang masuk dalam objek lelang laku semua, termasuk yang tidak terjual di tahun 2021 kemarin,” kata Panca.
Dijelaskan oleh Panca, di tahun 2021 kemarin dari hasil lelang asset sebanyak 27 buah kendraaan Pemkab Ogan Ilir mendapat dana sebesar Rp 600 juta.
“Dari asset yang kita jadikan objek lelang di tahun 2021 Pemkab OI mendapat dana Rp 600 juta meski tidak semuanya laku,” ujarnya.
Dijelaskan Panca, lelang aset dilingkungan Pemkab Ogan Ilir terpaksa dilakukan karena asset tersebut terutama kendaraan roda empat sudah tidak layak lagi dan jika tidak dilelang akan memberangkatkan karena biaya perawatan yang tinggi.
“Kita juga akan menginventarisir asset mana saja yang menjadi milik Kabupaten Ogan Ilir apakah bersumber dari hibah kementrian, Pemerintah provinsi ataupun dari dana APBD Ogan Ilir,” jelas Panca
Kedepan sambung Panca, untuk pengadaan kendaraan dinas dilingkungan Pemkab Ogan Ilir akan menggunakan sistem sewa.
“Untuk memenuhi kebutuhan kendaraan operasional Pemkab Ogan Ilir di tahun 2022 ini kita akan menggunakan sistem sewa, sehingga jika ada kerusakan tidak menjadi beban keuangan daerah,” kata Panca.
Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Palembang Ridho Wahyono mengatakan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pemkab Ogan Ilir hari ini terkait soal pemanfaatan aset, penilaian asset, pelelangan asset dan pengurusan piutang negara yang ada di Pemkab Ogan Ilir.
Dikatakan Ridho Wahyono, ditahun 2021 kemarin Pemkab Ogan Ilir telah melaksanakan lelang.
“Lelang di tahun 2021 dilaksanakan di masa pandemi dan saat itu berhasil terjual 27 kendaraan dengan pendapat Rp 600 juta,” katanya
Dikatakan Ridho Wahyono, untuk mengikuti lelang tersebut siapapun warga negara boleh asal mendaftar di aplikasi Lelang Indonesia yang bisa diunduh di Play Store.
“Untuk uang jaminan yang harus disetor peserta lelang adalah sebesar 50 persen dari nilai objek lelang dan akan dikembalikan 100 persen jika tidak berhasil mendapat objek lelang” terang Ridho Wahyono
Ridho mengingatkan banyaknya aksi penipuan mengatasnamakan Lelang Indonesia.
“Hati-hati aksi penipuan mengatasnamakan Lelang Indonesia melalui media sosial, ingat yang sah adalah yang menggunakan aplikasi Lelang Indonesia yang diunduh di Play Store,” pungkas Ridho Wahyono.




