Saungnews.co Prabumulih | Musibah Kebakaran menimpa lingkungan Sekolah Menegah Pertama Negeri (SMPN 1) Kota Prabumulih, yang berlokasi di Jalan Kopral Awahab Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih. Diketahui peristiwa naas ini terjadi pada Jum’at (26/11/2021) sekira pukul 04.52 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas piket Reskrim Polres Prabumulih yang mendatangi TKP, disebutkan bahwa warga saksi mata yang bermukim berseberangan SMPN 1, saat itu mengambil air wudhu hendak sholat subuh, seketika terdengar ada suara warga yang meneriakkan ‘kebakaran’ dari jalan depan rumah saksi.
Mendengar itu saksi sontak bergegas menuju ke depan rumahnya yang bertepatan di depan SMP N I.
Tampak olehnya kobaran api telah membakar gedung Ruang TU selang beberapa menit api menjalar ke ruang guru dan ruang Kepala sekolah.
Merespon peristiwa ini kemudian saksi menghubungi Penjaga sekolah dan Unit Pemadam kebakaran.
Sekira jam 05.15 Wib unit Pemadan kebakaran tiba di TKP selang beberapa menit api dapat di kendalikan kemudian Sekira jam 06.30 wib api dapat dipadamkan oleh 4 unit mobil Damkar dari Pemerintah Kota Prabumulih dan Pertamina.
Berdasarkan perkiraan kerugian ditafsir dengan uang senilai lebih kurang 500.000.000 Lima Ratus Juta Rupiah.
Sementara itu Walikota Prabumulih H. Ridho Yahya yang meninjau lokasi pada pagi harinya tampak menunjukkan kepedulian dan keprihatinan nya atas peristiwa naas ini, dengan melibatkan diri turut membantu petugas pemadam memegang selang pompa air, sembari berulang kali terucap lafaz istighfar.
Menanggapi kejadian ini orang nomor satu di Pemerintahan Kota Prabumulih ini mengemukakan bahwasanya Pemkot akan melakukan renovasi terhadap bangunan yang terbakar.
“Ini akan kita perbaiki kembali, ada dua langkah yang pertama dengan anggaran bencana alam kita rapikan kita baguskan dulu sebelum perkerjaan fisik nantinya kita laksanakan di 2022” tutur Ridho Yahya yang dibincangi awak media.
“Kenapa kita kepingin cepat, kita tak mau trauma bagi anak-anak sekolah, insha Allah sore nanti dan besok sudah rapi, namanya juga bencana pastinya kita tak ingin ini terjadi, dan bahan instrospeksi kita agar berhati-hati” pungkasnya. (**)



