Beranda Lampung Rakor Penyusunan JRA, Sekda Way Kanan : Kegiatan ini Menambah Wawasan Perihal Perlakuan...

Rakor Penyusunan JRA, Sekda Way Kanan : Kegiatan ini Menambah Wawasan Perihal Perlakuan Terhadap Arsip

215
0

Saungnews.co Way Kanan | Sebagai rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, Lembaga Pendidikan, Perusahaan, Organisasi Politik, Organisasi Kemasyarakatan dan Perseroan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, arsip memiliki nilai dan arti penting, karena merupakan bahan bukti resmi mengenai penyelenggaraan administrasi Pemerintahan dan kebidupan berbangsa.

Sehingga dalam rangka usaha penyelamatan bahan bukti pertanggung jawaban Nasional serta peningkatan daya guna dan tepat guna administrasi Aparatur Negara telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Demikian yang disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten, Saipul, S.Sos.,M.IP saat menyampaikan sambutan Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M pada Rapat Koordinasi Penyusunan Jadwal Retensi Arsip (JRA) di Ruang Rapat Utama Pemkab Way Kanan, Kamis (03/11/2021).

Sekda Saipul juga mengatakan bahwa ruang lingkup kegiatan administrasi Pemerintahan dan pembangunan terus-menerus meningkat, sebagai akibat dari pada itu, volume arsip berkembang dengan cepat sehingga menimbulkan berbagai masalah berkenaan dengan penyediaan anggaran, tenaga, ruangan dan perlengkapan serta pengelolaannya.

“Fungsi JRA sebagai pedoman penyusutan arsip dan pedoman penyelamatan arsip, pada dasarnya kegiatan penyelamatan arsip sendiri meliputi jadwal retensi arsip yang merupakan daftar berisi sekurang-kurangnya Jangka waktu penyimpanan atau retensi, Jenis arsip dan Keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu jenis arsip (dimusnahkan, dinilai kembali atau dipermanenkan),”ujarnya

“Dari kegiatan kita pada hari ini akan memberikan pengetahuan kepada peserta apa yang dilakukan dan bagaimana langkah selanjutnya sebelum melakukan penyusutan arsip, dimana penyusutan arsip adalah pengurangan arsip yang meliputi kegiatan, Pemindahan arsip in-aktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, Pemusnahan arsip yang telah habis retensinya dan tidak memiliki nilai guna, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kemudian Penyerahan arsip statis oleh pencipta arsip kepada lembaga kearsipan”, tambahnya (Deni)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini