SaungNews.co Baturaja | Pelaksanaan pembangunan jalan Poros di Desa Panji Jaya Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu, sempat mengalami penundaan karena wabah covid 19.
Sebagaimana instruksi Pemerintah Pusat, 30 persen dari Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa dialokasikan untuk penanganan Pandemi Covid 19, diaataranya pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Protokol kesehatan.
Sehingga beberapa kegiatan pembangunan fisik tertunda pelaksanaannya, salah satunya pembangunan jalan poros di Dusun 2 Desa Panji Jaya.

“Rencana pembangunan jalan poros ini, semestinya kita realisasikan pada tahun 2020 kemarin, namun karena anggarannya di kurangi untuk penanganan covid 19 dan dialihkan ke BLT, maka pelaksanaannya baru bisa kita realisasikan tahun ini,”ujar I Gede Darne pada Kamis (24/2021).
Bahkan kata I Gede Darne, perencanaan pembangunan fisik lainya juga banyak yang terhambat akibat dari wabah covid 19,”Semoga pendami ini cepat berakhir, warga desa dapat beraktifitas seperti biasa dan semua perencanaan yang tertunda dapat di laksanakan di tahun depan,”harapnya.

Hendra selaku PDTI wilayah Kecamatan Peninjauan menjelaskan, realisasi DD dan ADD dalam setiap tahun, selalumengacu kepada Peraturan Menteri Keuangan di sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang mendesak.
“Dengan adanya pandemi ini, semua program kegiatan mulai dari tahun 2020 banyak yang berubah, terutama untuk realisasi kegiatan fisik, dana tersebut dialihkan untuk penanganan covid 19 untuk membantu memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak berupa BLT,”terang Hendra.

Sedangkan untuk kegiatan di tahun berikutnya, kita masih melihat situasi covid 19 ini, jika sudah berakhir, maka semua DD dan ADD akan dimaksimalkan untuk pembangunan.
Sementara itu Camat Peninjauan Zahrudin menghimbau kepada masyarakat untuk memanfaat kanbatuaan yang diberikan oleh pemerintah Pusat melalui Dana Desa,”Manfaatkan bantuan tersebut sebaik – baiknya, untuk rencana pembangunan yang tertunda semoga di tahun depan dapat di realisasikan,”pungkasnya.(ADV)




