Beranda Nasional Mengenal Gereja Katedral Makassar yang Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Sudah Ada...

Mengenal Gereja Katedral Makassar yang Jadi Sasaran Bom Bunuh Diri, Sudah Ada Sejak 1989

329
0

SAUNGNEWS.CO | Gereja Katedral Makassar menjadi saksi bisu ledakan bom bunuh diri usai perayaan Minggu Palma.

Pada Minggu (28/3/2021) sekitar pukul 10.20 WITA, terjadi ledakan bom bunuh diri di depan rumah ibadah tersebut yang menyebabkan belasan orang terluka.

Bangunan bergaya Eropa gothic itu sudah ada sejak 1898 di jantung Kota Makassar.

Berdasarkan laman resmi Kemendikbud, pendirian Gereja Katedral Makassar bermula pada tahun 1525 ketika agama Katolik mulai masuk ke Makassar.

Kala itu, 3 pastor dan misionaris dari Portugal, yaitu Pastor Antonia do Reis, Cosmas de Annunciacio, Bernardinode Marvo, dan seorang bruder mengunjungi Makassar diikuti dengan Pastor Vincente Viegas yang datang dari Malaka.

Gereja ini merupakan pusat kegiatan umat Kristiani di Makassar.

Selain bangunan utamanya yang memiliki nilai sejarah, ada 3 buah lonceng di sisi selatan gereja yang tidak kalah antik.

Lonceng tersebut merupakan pemberian Mr. Scharpf pada tahun 1923 dan diletakkan dalam sebuah menara.

Bangunan Gereja Katedral Makassar terdiri dari bangunan utama untuk ruang ibadah utama dan menara pada bagian depan.

Luas arealnya berukuran 8.006 meter persegi dengan beragam vegetasi yang mengelilingi gereja membuat suasana menjadi lebih

Posisi gereja yang berada di sudut jalan Kajaolalido dan Jalan Thamrin pun memudahkan akses para jemaat untuk masuk.

Sementara itu, bagian dalam bangunan terdiri dari bagian ruang ibadah utama dengan sebuah altar setinggi 50 sentimeter.

Ruang altar ini berbentuk setengah segi delapan sehingga ada 3 sisi serta bangunan tambahan yang menyambung dengan bagian belakang yang difungsikan sebagai rumah ibadah harian.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini