Beranda Hukum Lukai Petugas Saat Akan Ditangkap, Residivis Ini di Dihadiahi Timah Panas

Lukai Petugas Saat Akan Ditangkap, Residivis Ini di Dihadiahi Timah Panas

605
0

Saungnews.co Muara Enim | Akibat tindakan brutal membabi buta sampai melukai Petugas dengan senjata tajam saat akan ditangkap karena tindakan pidana penyalahgunaan narkotika pria yang biasa disapa ‘Jojon’ warga  Desa Sukadana Kecamatan Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim, terpaksa di Dor dengan timah panas untuk melumpuhkan nya.

Berdasarkan keterangan Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar S.I.K melalui Kapolsek Sungai Rotan Iptu Gunawan Sahferi, SH., MPd menjelaskan, pada hari Sabtu Tanggal 27 Februari 2021 sekira Pukul 16.35 Wib dilakukan penggerebekan di rumah tersangka.

Dan setelah sampai di Dalam Rumah Pelaku Jojon sedang duduk dirumahnya bersama 2 orang rekannya,” terangnya.

Mengetahui yang datang polisi tersangka Jojon dan 2 orang rekannya melarikan diri dari tempat mereka berkumpul.Tersangka Jojon berhasil dihadang petugas pada saat hendak berlari kearah dapur belakang rumahnya.

Pada saat hendak diamankan dan dilakukan penggeledahan oleh petugas, tersangka Jojon ternyata kalap dan melakukan perlawanan dengan menyerang Bripka Sudarsih dengan menggunakan parang sehingga Bripka Sudarsih menghindar dan berusaha mendekap tersangka.

Namun tersangka masih terus  memberontak dan mengayunkan parang yg digenggamnya kearah Bripka Sudarsih sehingga tepat mengenai kepala Bripka Sudarsih,

Tak surut semangat, Bripka Sudarsih masih berupaya untuk melumpuhkan tersangka, akan tetapi tersangka masih terus mengayunkan parangnya dan membacok lagi kepala bripka Sudarsih yang kedua kalinya sambil meneriaki petugas rampok.

Mendengar teriakan tersebut Aipda Jauhari yang sedang melakukan penggeledahan segera mendatangi Bripka Sudarsih untuk melakukan pertolongan.

Melihat Bripka Sudarsih sudah bersimpah darah di kepalanya dan Tsk JOJON masih melakukan perlawanan dengan parangnya kemudian dilakukan tindakan tegas terukur kepada tersangka, Jojon pun tumbang.

Selanjutnya tersangka dan Bripka Sudarsih dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pertolongan medis dan pengobatan namun takdir ternyata telah ditetapkan oleh Allah yang Memberikan Kehidupan dan Juga Yang Mematikan semua makhluk ciptaan Nya.

Dan sekira Pukul 18.35 Wib Tersangka Jojon meninggal dunia setelah dilakukan Perawatan oleh Puskesmas Sukarami karena pendarahan.

Sementara korban anggota Bripka sudarsih yg mengalami luka bacok dirujuk ke RS. bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Adapun barang bukti atas kejadian polisi berhasil diamankan berupa 25 ( dua puluh lima ) Paket Yang berisikan diduga Narkotika Jenis Shabu-shabu dgn berat bruto 7,03 gram, 2 (dua) butir di duga Narkotika jenis ekstasi dgn berat bruto 0,96 gram, 1 (satu) buah timbangan digital dan 1 ( satu ) Bilah Parang dengan Gagang Warna Coklat Ukuran lk 45 cm

Iptu Gunawan juga menambahkan, Tersangka Jojon menurut catatan kepolisian merupakan residivis kasus Pencurian dengan pemberatan.

“Dalam catatan kami yang bersangkutan terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan serta sangat meresahkan masyarakat juga kasus penyerangan Personil Polsek Sungai Rotan pada Tahun 2010 yang lalu” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini