Beranda Daerah Ceceri Jalan Dengan Tanah, Kendaraan PT. URM Dikomplain Warga

Ceceri Jalan Dengan Tanah, Kendaraan PT. URM Dikomplain Warga

495
0

Saungnews.co Lahat | Ceceran tanah yang melekat disepanjang Jalan Lintas Sumatera Muara Enim Lahat, tepatnya di Desa Muara Lawai menuju Tanjung Jambu dikeluhkan warga setempat, terutama bagi pengguna jalan atau pengendara.

Pasalnya menurut warga setempat kepada media ini, jalan akan menjadi licin jika basah kena hujan dan menjadi debu saat kering. Dan menurut nara sumber ini, tanah yang melekat dijalan itu berasal dari kendaraan Operasional milik PT. URM yang melintas disana.

“Kami merasa terganggu karena ceceran tanah dijalanan, kami sudah beberapa kali mengingatkan kepada pihak PT URM, untuk melakukan himbauan Kepada para supirnya kalau Parkir jangan di bahu Jalan harus masuk Pul dan kalau mobil yang keluar masih kotor harus di bersihkan dulu bannya agar tanah tak tercecer dijalanan, kemaren kemaren sudah dilaporkan ke Pemerintah Desa dan hari ini terulang lagi” cetus nara sumber yang enggan namanya disebutkan ini menguraikan, Rabu (24/02/2021).

Terpisah, pihak PT. URM yang bernama Joy, yang mengaku Admin disana mengutarakan dirinya tidak bisa berkomentar.

“Nanti ada Humasnya datang untuk Pimpinan lagi pulang ke Medan” ucapnya singkat.

Sementara karyawan lainnya yang bernama Iman mengungkapkan kepada media ini bahwasanya, para supir sudah sering diingatkan untuk membersihkan ban mobil saat keluar Pul perusahaan.

“Saya hanya bekerja sebagai pengawas di sini, terkait permasalah itu, kami sudah sering bilang ke supir kami, kalau keluar dari Pul ya bersihkan dulu mobilnya dan bannya dan jangan Parkir di bahu Jalan, sementara kalau ada yang terjadi kecelakaan kami tidak tahu, dan kita lihat dulu sumbernya, kalau memang berasal dari tumpahan tanah kita bertanggung jawab perusahaan” urainya.

Kemudian awak media menghubungi PJO atau Pimpinan tertinggi di PT URM yang bernama Simon melaluo telpon selulernya.

“Jalan yang terkena tumpahan tanah di duga dari Mobil kita, hari itu juga langsung di bersihkan” katanya

Selanjutnya awak Media lanjut menemui Kades Tanjung Jambu Ramdoni, namu yang bersangkutan sedang tidak berada di rumahnya.

Sementara di tempat terpisah menurut Kadus 3, Desa Tanjung Jambu Sartoni, yang dimintai tanggapannya via WA mengatakan pihaknya pernah menegur sebelumnya, dan untuk kali ini dirinya berjamji akan membicarakan hal ini dengan Kepala Desa.

“Dulu pernah kita tegor PT URM, permasalahan yang sama tumpahan tanah yang tercecer dan masuk ke Jalan Lintas, dan berjanji akan ada pembersihan dan lokasi Pul akan di hampar dengan batu yang banyak, tetapi sekarang ingkar, nanti akan saya koordinasikan dengan Kepala Desa dulu Langkah apa yang akan di ambil, Mungkin akan kami panggil Pihak manajemen PT URM dalam waktu dekat” tandasnya. (cp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini