Beranda Daerah Untuk Kesekian Kalinya Emak-Emak Merapi Area Menghadang Angkutan Batu Bara

Untuk Kesekian Kalinya Emak-Emak Merapi Area Menghadang Angkutan Batu Bara

586
0

Saungnews.co Lahat | Polemik Lalu lintas angkutan batubara di wilayah Merapi Kabupaten Lahat seakan tak kunjung mereda. Berulang kali warga melakukan aksi penolakan melintasnya angkutan batu bara ini, terutama perwakilan perempuan alias emak-emak.

Kali ini emak-emak Merapi area kembali berdemo, menghadang angkutan batu bara yang melintas, pada Senin (7/12/20) sekira pukul 16.00 WIB, tepatnya di depan UPT Puskesmas Muara Lawai Kabupaten Lahat.

Menurut ‘Misrahayati’ kordinator perwakilan emak-emak Pengunjuk Rasa dari Merapi Area ini mereka melakukan demo menuntut agar pihak perusahaan tambang ataupun angkutan batubara semestinya mempunyai jalur lintasan sendiri.

Kami menuntut mobil angkutan batubara dilarang lewat baik siang atau malam karena telah melanggar UU no 38 pasal 1 dan 5 hingga 6 tahun 2000. kalau pun mereka lewat harus mempunyai jalan sendiri, apa bila tidak ada tanggapan dari pihak pemerintah, dan perusahaan  kami akan melakukan demo besar lagi, seperti yang pernah kami lakukan di desa gunung kembang waktu itu” serunya.

Senada dengan itu Hasanurdin yang bertindak selaku pengawas dari emak emak pendemo mengemukakan kiranya pihak perusahaan memiliki kepedulian terhadap warga setempat

“Saya disini mengawasi emak-emak jangan sampai terjadi hal hal yang tidak di inginkan, Intinya,  perusahaan Harus taat pada aturan yang berlaku. Tiap  perusahaan juga  harus memperhatikan warga, dan perusahaan harus ada perhatianya,  ini tidak ada sama sekali” ucapnya.

Tampak dilokasi aksi demonstrasi, personil gabungan dari TNI dan POLRI melakukan penjagaan dan pengamanan.

IPTU Samsuardi yang dimintai keterangan nya mengutarakan pihaknya terpaksa membubarkan aksi ini lantaran belum.menyampaikan pemberitahuan kepada pihak APH.

“Saya belum bisa komentar karena ini demo tidak ada izin jadi segara kami bubarkan ucapnya singkat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini