Beranda Daerah Jembatan Gantung Penghubung Antara Desa Muara Lawai dan Kecamatan Merapi, Kapan Akan...

Jembatan Gantung Penghubung Antara Desa Muara Lawai dan Kecamatan Merapi, Kapan Akan Diperbaiki.???

837
0

Saungnews.co Lahat | Beginilah kendala nya jika suatu prasarana aset Pemerintah yang berada diwilayah perbatasan penghubung antara dua wilayah, apalagi jika jauh dari jangkauan dan pantauan Pemerintahnya sehingga apabila prasarana tersebut sudah waktunya dilakukan Perbaikan maka timbul dilema apalagi kalau yang lebih banyak menggunakan fasilitas itu adalah warga diwilayah yang bukan sebagai pemilik aset prasarana tersebut. Sehingga warga hanya bisa menunggu entah kapan akan ada perbaikan dan Renovasi, karena Pemerintahan setempat tak punya wewenang dan menyalahi aturan  untuk mendanai renovasi aset tersebut dengan anggaran Daerah.

Seperti halnya jembatan gantung akses penghubung Dua Desa antara Desa Muara Lawai dan Kecamatan Merapi, yang tampak dibeberapa titik mengalami kerusakan berlubang karena material plat besi nya ada yang terlepas dan lapuk dimakan usia hal ini tentunya beresiko rentan amblas sehingga membahayakan bagi yang melaluinya.

Untuk saat ini masih difungsikan secara aktif oleh warga karena
merupakan jalan alternatif yang terdekat warga untuk beraktifitas menuju kebun, sawah dan jalan bagi anak-anak saat berangkat kesekolah, maka warga setempat hanya menampal dengan papan ala kadarnya, agar masih dapat dititi dan dilewati.

Memang ada jalan lain yaitu lewat jalan lintas tetapi jaraknya Sangat lah jauh lebih kurang 20 km jaraknya.

Jembatan ini juga merupakan penghubung sekaligus tapal batas antara dua Kabupaten yaitu Desa Muara Lawai Muara Kabuoaten Muara Enim, dengan Kecamatan Merapi wilayah Kabupaten Lahat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat menyebutkan bahwa perbaikan yang pernah dilakukan terakhir pada tahun 2018, selebihnya belum pernah ada Renovasi lagi.

Dan dikatakan pula bahwa pihak yang melakukan perbaikan adalah Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Nah disinilah muncul pertanyaan serta polemiknya. Jembatan Gantung ini sebenarnya aset daerah mana Lahat atau Muara Enim.

Kades Muara Lawai Johan yang dihubungi via WhatsApp menjelaskan bahwa jembatan tersebut bukan aset Pemkab Lahat melainkan Pemkab Muara Enim.

Berikut isi pesan WA dari Kades Muara Lawai ‘Johan’ dengan dialeg khas Marga Lahat nya :

Jembatan itu milik aset kab, muara Enim, jadi kite pemdes lahat tak bise usul kan untuk perbaikan maupun perehapan Nye, tetapi kalau mau kite Goro bersame antara masrakat pemakai/penerima manfaat Nye baik itu masrakat muara Lawai lahat mau pun masrakat muara Lawai muara Enim atau pun masrakat lain Nye boleh, kite same same Goro memperbaiki Nye, tinggal  musyawarah kite desa muara lawai muara Enim dg muara Lawai lahat, ape saje nak di butuh kan tentang perbaikan jembatan gantung tersebut, trims,

Awak media pun lantas kontak ke Camat Merapi Timur ‘Miharta juga lewat WhatsApp

Camat Miharta mengatakan bahwa tahun 2020 ini tidak ada usulan perbaikan jembatan gantung. Upaya yang di lakukan hanyalah sekedar himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati saat melintas.

Kemudian dikatakan oleh Camat Miharta jembatan tersebut bukan aset pemerintah Kabupaten Lahat melainkan punya kab muara Enim.

“Jadi pihak kecamatan dan Pemdes Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur tidak ada solusi” ucap Camat Miharta. (Ccp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini