Beranda Muara Enim Dua Aset Daerah Dan Pelayanan PDAM Muara Enim Jadi Bahasan Fraksi PDI...

Dua Aset Daerah Dan Pelayanan PDAM Muara Enim Jadi Bahasan Fraksi PDI P

1402
0

Saungnews.co Muara Enim | Selama 3 hari DPRD Kabupaten Muara Enim melaksanakan rapat Paripurna ke XII DPRD guna membahas 7 rakerda, yang dilaksanakan di gedung DPRD Kabupaten Muara Enim sejak Senin (20/04/2020) hingga Rabu (22/04/2020).

Diluar itu, masalah Pembongkaran 2 aset daerah yaitu eks gedung perpustakaan, kearsipan dan eks gedung puskesmas serta pelayanan PDAM Lematang Enim yang sempat viral dipemberitaan juga masuk dalam pembahasan secara khusus oleh DPRD Kabupaten Muara Enim dari fraksi PDI Perjuangan.

Hal ini disampaikan Alfran SPt dari fraksi PDIP ketika dijumpai awak media, Rabu (22/04/2020).

Dikatakan Alfran bahwa agenda rapat paripurna DPRD XII ini memiliki agenda penyampaian tujuh raperda yang sudah disampaikan oleh Plt. Bupati H Juarsah SH. Sedangkan rapat paripurna pada hari selasa penyampaian pandangan fraksi terkait tujuh raperda yang diajukan Plt Bupati.

“Hari ini merupakan agenda penyampaian jawaban Plt Bupati atas padangan fraksi-fraksi terhadap Tujuh Raperda tersebut ” Ujarnya, Rabu (23/04/2020).

“Namun diluar agenda tersebut, ada beberapa hal yang perlu kami pertanyakan terkait isu-isu yang berkembang, yang menjadi keluhan dan merupakan aspirasi masyarakat ” Ungkap Alfran.

“Diantaranya persoalan covid-19, Pembongkaran eks Perpustakaan Daerah dan Puskemas yang dipersoalkan banyak pihak serta masalah pelayanan kepada konsumen PDAM Lematang Enim, serta persoalan aparatur desa yang menjadi polemik dikarenakan pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa yang baru ” Terangnya.

Dijelaskan Alfran lagi bahwa pada penyampaian pandangan, Fraksi PDI-P sudah menyoroti pelayanan PDAM Lematang Enim ditengah-tengah pendemi covid-19. Dimana lanjut Alfran, kualitas air PDAM Lematang Enim yang keruh menjadi Kelurahan warga di Muara Enim, termasuk permasalahan jaringan pipa PDAM yang tidak dialiri air seperti di Dusun 3 Desa Muara Dua, Dusun 5 Desa Pulau Panggung dan Desa Karya Nyata Kecamatan Semende Darat Laut.

” Permasalahan air bersih disaat pandemi covid – 19 ini jelas menjadi keluhan masyarakat, dimana masyarakat saat ini dihimbau untuk diam dirumah saja sedangkan kebutuhan air bersih yang didapatkan tidak layak dan tidak tercukupi ” Ujar Akfran

Dikatakannya, walaupun hal tersebut sudah ditanggapi oleh PLT. Bupati Kabupaten Muara Enim H Juarsah pada saat jawaban padangan fraksi-fraksi. Dimana Plt Bupati menyampaikan pada beberapa hari yang lalu PDAM Lematang Enim sedang melakukan perbaikan dengan tujuan mendapatkan kualitas air yang baik. Sedangkan terkait pelayanan PDAM di Desa Muara Dua dan Desa Pulau Panggung Kecamatan Semnde Darat Laut PDAM baru bisa mengambil solusi yaitu pembagian jam. Sedangkan untuk pelyananan  PDAM untuk Desa Karya Nyata akan dilaksanakan tahun depan 2021.

“Namun kami tegaskan agar permasalahan PDAM Lematang Enim ini benar-benar dilaksanakan, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang baik, mendapatkan sumber air yang sehat dari PDAM Lematang Enim ” Ucap Alfran.

Terkait permasalahan PDAM Lematang Enim, Sekjen PDI-P Imam Mahmudi juga menyikapinya. Dituturkan Imam khusus persoalan PDAM di Semende Darat Laut (SDL) harus dipisahkan jalur jaringan air, baik untuk Desa Pulau Panggung, Desa Karya Nyata maupun untuk Desa Muara Dua.

Sedangkan masalah pelayanan PDAM secara gamblang ditegaskan Imam, untuk apa PDAM Lematang Enim diberi tambahan modal kalau PDAM Lematang Enim tidak bisa meningkatkan pelayanannya kepada konsumen.

“Apa yang telah disampikan oleh fraksi kami tersebut merupakan masalah yang dikeluhkan masyarakat. Dan kami dari PDI-P sangat konsen untuk memperjuangkan keluhan-keluhan masyarakat itu ” Pungkas Imam. (Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini