Beranda Banyuasin Masih Beroperasi, Warga Rantau Bayur Minta Kapolda Tutup Penambangan Pasir

Masih Beroperasi, Warga Rantau Bayur Minta Kapolda Tutup Penambangan Pasir

321
0

SaunfNews.co BANYUASIN | Terdata 27 Maret 2020 Indonesia Peneyebaran Virus Corona (Covid – 19) bertambah 153, Total 1.046 Positif, 46 Sembuh, dan 87 Meninggal dilansir dari situs Setkab RI.

Merujuk data tersebut serta himbau serta maklumat kapolri guna memutus mata rantai penyebaran virus corona segala aktivitas berkumpulnya masyarakat dilarang, jika masih memaksakan akan kena pidana, kata Khairul Umam tokoh masyarakat Rantau Harapan ketika mengubungi media ini, Sabtu (28/03/2020).

Berkaitan dengan hal tersebut beberapa aktivitas kegiatan keagamaan dan yang akan menimbukan kerumunan masyarakat yang sudah teragenda kami batalkan, seperti kegiatan keagamaan Isra Mi’raj, acara resepsi pernikahan di tunda demi mengejawantakan maklumat tersebut sebagai bentuk kepatuhan terhadap negara. kata Umam tegas.

Disaat bersamaan dimana masyarakat di dilarang berkumpul ada yang ingin kami minta ke Kapolda Sumsel, memohon ketegasan, kesigapan kapolda beserta jajaran untuk menyetop operasi penambangan pasir sekala besar di sungai desa kami atas dasar mengantisipasi penyebaran virus corana (covid-19).

“Dalam sehari semalam ada lebih kurang 20 ponton berkapasitas diperkirakan 200 – 300 kubik/ponton melakukan penambangan di desa kami,” kata dia.

Satu ponton diperkirakan 5 orang pekerja, jika dikalikan 20 ponton artinya ada 100 orang pekerja yang hilir mudik masuk dan keluar desa, nah ratusan orang ini tidak jelas datang dari palembang atau dari mana masuk ke desa membuat kekahwatiran masyarakat desa dapat terpapar virus corona. Atas nama keselamatan dan nama negara mendukung penuh maklumat kapolri melarang aktivis berkumpul tanpa terkecuali termasuk penambangan pasir di desa kami tegas, pria muda berambut gondrong mengakhiri percakapan.

Laporan : Apriyansa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here