Beranda Palembang HOAX, Penutupan Pasar Induk Jakabaring

HOAX, Penutupan Pasar Induk Jakabaring

1227
0

PALEMBANG | Warga kota Palembang mulai di resahkan dengan penyebaran berita-berita hoax terkait dampak penyebaran Covid 19. Salah satu berita hoax yang beredar adalah penutupan pasar induk Jakabaring serta beberapa pasar tradisional lainnya.

Hal ini di bantah keras oleh Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya
Abdul Rizal. Dirinya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terkait penyebaran berita-berita hoax yang beredar.

Dikatakanya, sampai saat ini seluruh pasar tradisional tetap buka seperti biasa dan masih beraktifitas normal seperti biasa. “Sampai saat ini kita tidak pernah mengeluarkan surat edaran penutupan pasar, untuk diketahui kita tidak memiliki wewenang untuk menutup pasar, karena ini merupakan wewenang Pemerintah Kota Palembang,” jelasnya.

Terkait beredarnya isu penutupan pasar Jakabaring dan pasar tradisional lainnya yang meresahkan warga dan pedagang, kita sudah melakukan komunikasi dengan Polrestabes Palembang bahwa isu penutupan pasar tersebut adalah hoax, kata Rizal, Selasa (24/03/2020).

Dirinya juga meningkatkan bagi siapa saja yang ikut menyebarkan berita hoax tersebut akan dilakukan upaya hukum karena telah menyebabkan keresahan di kalangan pedagang dan masyarakat. “Kita sudah bekerjasama dengan Polrestabes Palembang untuk mengejar penyebar berita hoax tersebut”, ujarnya.

Untuk pencegahan penyebaran virus corona, lanjut Rizal, PD Pasar melakukan penyemprotan Disinfektan bekerjasama dengan camat lurah dan pihak terkait. “Sejak dua hari ini tim sudah melakukan penyemprotan ke pasar tradisional,”singkatnya.

Rizal juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang jangan panik dengan melakukan pembelian bahan pokok secara besar-besaran. “Jangan terpacing lalu membeli bahan pokok dengan jumlah besar,” ujarnya.

Sementara itu Mursalin (49) warga kelurahan 3-4 ulu, mengungkapkan bahwa dirinya sempat resah dengan informasi pasar induk Jakabaring serta beberapa pasar tradisional lainnya akan tutup sementara waktu.

“Yo aku denger dari cerito wong-wong di pasar tulah, katonyo pasar induk nak tutup oleh Corona. Tapi kalu memang beritanyo hoax mudah-mudahan penyebar isunyo cepet tetangkap biar Jero”, katanya.(Dani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here