Beranda Desa Membangun Sempat Ditunda, Akhirmya Panitia Pilkades Mitra Kecana Tetapkan 3 Calon

Sempat Ditunda, Akhirmya Panitia Pilkades Mitra Kecana Tetapkan 3 Calon

1479
0

SaungNews.co BATURAJA | Panitia Pemilihan Kepala Desa Mitra Kencana Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu akhirnya melakukan penetapan calon dan pengundian nomor urut pada Jumat malam (21/02/2020).

Seperti diberitakan sebelumnya, Panitia Pilkades Desa Mitra Kencana sempat menunda penetapan dan pengundian nomor urut calon kepala desa, dikarenakan Panitia Pilkades Kabupaten OKU masih melakukan kroscek dan verifikasi berkas bakal calon yang diduga menggunakan Ijazah palsu.

“Alhamdulillah setelah kami mendapat surat dari Panitia Kabupaten tentang hasil kroscek dan verifikasi berkas bakal calon atas nama Mujiono dinyatakan memenuhi syarat malam ini kami bisa melaksanakan Rapat Pleno penetapan calon yang berhak dipipih serta dilanjutkan dengan melaksanakan pengundian nomor urut calon,”kata Ketua Panitia Pilkades Mitra KencanaSlamet Riyadi pada Jumat malam (21/02/2020).

Dengan demikian kata Slamet Riyadi pihaknya sudah melaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan yakni tanggal 15-21 Februari.

“Tahapan penetapan calon dan pengundian nomor urut  tepat waktu dari jadwal yang telah ditetapkan,”ungkapnya.

Dijelaskan Slamet Riyadi, berdasarkan hasil pengundian,  nomor urut 1 Mujiono, nomkr urut 2 Heri Ardani, dan nomor urut 3 Sailindra.

“Pilkades Tahun 2020 di Desa Mitra Kencana ada tiga kandidat yang sudah ditetapkan sebagai calon yang berhak dipilih,”jelasnya.

Sementara itu Camat Peninjauan Zahrudin didampingi Kasi Pemerintahan Hiriyanto Wijaya mengajak semua pihak untuk mensukseskan pelaksanakan Pilkades serentak ini.

“Panitia dan perangkat desa harus netral, dan kepada para calon juga harus mentaati aturan yang berlaku, agar pelaksanaan Pilkades ini berjalan sesuai harapan,”ajaknya

Disamping itu, Zahrudin juga menegaskan kepada para calon dan pendukung calon untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban.

“Berkampanyelah dengan santun, sampaikan visi dan misi kepada masyarakat, tidak.boleh saling menjelek – jelekan antara calon, siapapun yang meraih suara terbanyak nantinya itulah hasil demokrasi,”tegasnya.

Ditambahkanya, siapapun yang terpilih nantinya sebagai pengemban amanah masyarakat untuk membangun desa.

“Yang terpilih tidak sumringah, dan yang kalah harus legowo, selesai pemilihan tidak ada lagi kelompok – kelompok pendukung setelah pemilihan,”pungkasnya.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini